Please Login :    




 

 

View
672
Voter
0
Share
  Contributor :
  DM02015572100309
Jumat, 24 April 2009
Dinkes Depok Sita Ratusan Obat Ilegal di Cimanggis
DEPOK - Dinas Kesehatan Kota Depok menyita ratusan jenis obat dari tiga toko obat ilegal di Jalan Pekapuran, Cimanggis, Depok. Ratusan jenis obat tersebut merupakan obat-obatan daftar G atau obat keras yang dijual bebas tanpa menggunakan resep dokter.

Kepala Seksi Pelayanan Obat dan Makanan Dinas Kesehatan Kota Depok, Yulia Octaviani mengatakan, ratusan obat tersebut akan dikembalikan jika masing-masing toko obat telah memiliki izin dari Dinas Kesehatan dan harus mewajibkan pembelinya membawa resep dokter.

"Tapi kalau masih membandel juga kita akan musnahkan dan pemiliknya dikenakan sanksi sesuai Perda Nomor 5 tahun 2003 dengan sanksi administratif, maupun pidana." katanya di Kantor Dinas Kesehatan, Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, Kamis (23/4/2009).

Yulia menjelaskan, Dinas Kesehatan memberi batas waktu hingga satu bulan ke depan bagi para pemilik toko obat untuk mengurus izin. Hal itu, kata Yulia, dapat memberi jaminan rasa aman bagi konsumen ketika membeli obat. "Karena kalau di toko obat, banyak yang tidak menyertakan asisten apoteker, jadi tidak tahu latar belakang farmasi." tegasnya.

Dinas Kesehatan Kota Depok juga memusnahkan 68 jenis obat dan susu kedaluarsa dari Apotik Arthasari di Jalan Alternatif Cibubur Nomor 41 Cimanggis, Depok. Puluhan jenis obat tersebut di antaranya berjenis tablet, kapsul, sirup, dan krim, yang dimusnahkan karena telah kedaluarsa sejak tahun 2008.

Dari ratusan toko obat dan apotik yang berada di Depok, baru 49 toko obat yang memiliki izin dari Dinas Kesehatan Kota Depok. Dinas Kesehatan juga berjanji akan terus menggelar sweeping toko obat, untuk menjamin keamanan dan keselamatan terhadap konsumen saat mengonsumsi obat.

Sumber: okezone.com


Suka liputan ini ? Ayo beri support bagi penulis melalui vote anda.

Kami berencana memberikan REWARD kepada penulis liputan ORIGINAL dengan vote terbanyak.


Be the first voter - ( login to vote )

Comments